Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 13 September 2026 | 27 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
13 September 2026
27 Kali Dibaca
KUBU RAYA – Kabut pekat yang menyelimuti Kota Pontianak dan sejumlah wilayah sekitarnya membuat jarak pandang atau visibility menurun. Kondisi ini berdampak pada upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama operasi water bombing menggunakan helikopter.
Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan helikopter BNPB dan TNI sudah sekitar lima hari terakhir tidak dapat melakukan water bombing secara maksimal karena kondisi jarak pandang yang buruk.
Daniel menjelaskan, ketika visibility dalam kondisi baik, helikopter sebenarnya dapat melakukan operasi penyiraman dari udara selama satu hingga dua jam. Namun, kabut yang sangat pekat dalam beberapa hari terakhir membuat operasi tersebut tidak dapat dilaksanakan secara optimal.
"Untuk helikopter BNPB dan TNI sudah kurang lebih dari lima hari ini tidak bisa melakukan WB (water bombing) secara maksimal. Artinya kalau visibility-nya bagus mereka bisa melakukan selama satu sampai dua jam. Tapi yang betul-betul total tidak bisa melaksanakan ini antara lima hari ini selama kabut pekat," ungkap Daniel dikutip dari TKP Pontianak, Minggu (13/9/2026).
Menurut Daniel, kabut pekat yang saat ini menyelimuti Kota Pontianak bukan sepenuhnya berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Barat. Asap tersebut disebut merupakan kiriman dari sejumlah wilayah di provinsi lain yang berada di Pulau Kalimantan dan juga mengalami kebakaran.
Ia menyebut arah angin menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Pontianak ikut terdampak asap dari wilayah lain. Saat ini, arah angin bergerak ke utara sehingga asap dari daerah yang terbakar terbawa dan menumpuk di wilayah Pontianak serta sekitarnya.
Kondisi tersebut menyebabkan kabut dan asap semakin pekat sehingga jarak pandang masyarakat menjadi terbatas. Selain menghambat operasi water bombing, kondisi visibility rendah juga menjadi perhatian dalam aktivitas masyarakat sehari-hari, khususnya pengguna kendaraan yang membutuhkan jarak pandang aman di jalan.
BPBD Kalbar bersama petugas gabungan masih melakukan upaya penanganan karhutla di sejumlah wilayah. Namun, operasi melalui udara harus menyesuaikan kondisi cuaca dan jarak pandang demi keselamatan penerbangan.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1062
Populasi
953
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2015
1062
Laki-laki
953
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2015
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
Perangkat Desa Rencana Bakal Diangkat Jadi ASN, PPDI Terus Perjuang...
Kemensos Buka Registrasi Ulang Bansos 2027 bagi Penerima PKH dan BP...
Cara Daftar IKD di Dukcapil, KTP Digital Bisa Diakses Lewat HP
Enam hingga Tujuh Dapur SPPG di Wilayah 3T Kubu Raya Mangkrak Belum...
PT Graha Agro Nusantara Salurkan Bantuan Logistik untuk Pemadaman K...
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 1,983 |
| Kemarin | : | 3,054 |
| Total | : | 1,095,002 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar