Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 06 September 2026 | 94 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
06 September 2026
94 Kali Dibaca
LAMPUNG - Aktivitas gunung api di Indonesia kembali menjadi perhatian setelah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami episode erupsi menerus selama sekitar 25 jam. Berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi menerus tersebut mulai terekam pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
Selama aktivitas berlangsung, pengamatan CCTV menunjukkan semburan berwarna merah pada malam hari, sedangkan pada siang hari terlihat kepulan berwarna kehitaman. Aktivitas tersebut juga disertai suara gemuruh. Setelah episode erupsi menerus berakhir, PVMBG masih mencatat satu erupsi susulan bertipe Strombolian pada 6 September pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik.
Badan Geologi menyebut Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api aktif tipe A yang berada di perairan Selat Sunda dan secara administratif masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Sejak 2 Juli 2026, status aktivitasnya berada pada Level III atau Siaga.
Dalam laporan khusus sebelumnya, Badan Geologi menyatakan bahwa sejak Juli 2026, aktivitas Anak Krakatau menunjukkan erupsi tipe Strombolian, yang menghasilkan lontaran abu vulkanik dan batu pijar. Pada awal September, aktivitas tersebut berkembang menjadi episode erupsi yang berkepanjangan.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas gunung api yang tinggi. Sejumlah gunung api yang masih aktif dan terus dipantau antara lain Anak Krakatau di Lampung, Merapi di Yogyakarta, Sinabung di Karo, Semeru di Lumajang, Gede di Cianjur, Kerinci di Jambi, Rinjani di Lombok, Tangkuban Parahu di Bandung, Slamet di Purbalingga, serta Bromo di Probolinggo.
Meski demikian, status dan tingkat aktivitas masing-masing gunung dapat berubah, sehingga informasi dalam infografis tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai status terkini seluruh gunung. Kondisi terbaru perlu mengacu pada pemantauan resmi PVMBG dan Badan Geologi.
Status Anak Krakatau saat ini adalah Level III (Siaga). Masyarakat dan wisatawan diminta untuk berhati-hati terhadap kemungkinan lava, lontaran batu pijar, awan panas, dan hujan abu lebat. Mereka juga dilarang memasuki radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1062
Populasi
953
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2015
1062
Laki-laki
953
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2015
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
30 KK Penerima Bantuan Bedah Rumah BSPS di Kalibandung Mulai Proses...
Sukiryanto Minta Penetapan LP2B di Kubu Raya Disesuaikan dengan Kon...
Mendes Yandri Ungkap Lima Persoalan Desa, Karhutla Jadi Sorotan
BKMT Desa Kalibandung Ikuti Pengajian Rutin Tabligh Akbar di Desa M...
Tak Perlu Panik, Begini Syarat dan Cara Mengurus Buku Nikah Rusak a...
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 222 |
| Kemarin | : | 3,934 |
| Total | : | 1,107,246 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar